Kamis, 10 Oktober 2013

Manajemen, Kepimpinan, dan Perencanaan



Manajemen adalah aktivitas kerja yang melibatkan koordinasi dan pengawasan terhadap pekerjaan orang lain sehingga pekerjaan tersebut dapat diselesaikan secara efisien dan efektif. Sedangkan manajer adalah anggota organisasi yangg mengawasi dan mengarahkan pekerjaan anggota lain. 

Manajer diartikan pula sebagai seorang anggota organisasi yg memadukan dan mengkoordinasikan pekerjaan orang lain. hal ini berarti bahwa manajer bertanggung jawab langsung atas sekelompok orang di sebuah divisi perusahaan atau dapat berarti menyelia atau mensupervisi satu orang saja.

Terdapat macam – macam jenis manajer, yaitu:
  • Manajer lini - pertama tingkatan paling rendah dalam suatu organisasi yg memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga oprasional, disebut manajer lini/garis- pertama (first - line) atau first level). para manajer ini sering disebut manajer kantor, penyelia jasa, manajer departemen. sebagai contoh adalah penyelia teknik dalam suatu departemen riset.
  • Manajer menengah. manajemen menengah dapat meliputi beberapa tingkatan dalam suatu organisasi. para manajer menengah membawahi dan mengarahkan kegiatan2 para manajer lainnya dan kadang-kadang juga karyawan oprasional. sebutan lain bagi manajer menengah adalah general manajer, manajer pabrik, mandor wilayah, divisi manajer sebagai contoh adalah manajer wilayah yg membawahi beberapa kepala divisi wilayah.
  • Manajer puncak . klasifikasi manajer tertinggi ini terdiri dari sekelompok kecil eksekutif. manajemen puncak bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen organisasi dan bertanggung jawab menciftakan kondisi penting untuk melakukan perubahan. sebutan khas bagi manajer puncak adalah eksekutif (CEO) atau pimpinan oposisi (COO) , wakil presiden.
Kepemimpinan merupakan sesuatu yang penting bagi manajer. Para manajer merupakan pemimpin (dalam organisasi mereka), sebaliknya pemimpin  tidak perlu menjadi manajer. Menurut James Black (1961) Kepemimpinan sendiri merupakan kemampuan yang sanggup meyakinkan orang lain supaya bekerjasama dibawah pimpinannya sebagai suatu tim untuk mencapai tujuan tertentu.
Kepemimpinan lebih berhubungan dengan efektivitas, sedangkan memanajemeni lebih berhubungan dengan efisiensi. Bennis (1985) mengatakan bahwa pemimpin do the right things, sedangkan manajer do the things right. 

Perencanaan
Perencanaan mendefinisikan tujuan organisasi  menentukan seluruh strategi  untuk mencapai tujuan tersebut dan mengembangkan rencana untuk mengintegrasikan serta mengoordinasikan kegiatan kerja.

Manfaat Perencanaan
1. Standar pelaksanaan dan pengawasan
2. Pemilihan berbagai alternative terbaik
3. Penyusunan skala prioritas, baik sasaran maupun kegiatan
4. Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi
5. Membantu manajer menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan
6. Alat memudahkan dalam berkoordinasi dengan pihak terkait, dan,
7. Alat meminimalkan pekerjaan yang tidak pasti

Jenis-Jenis Perencanaan:
1.       Rencana strategik, yaitu rencana yang diterapkan pada organisasi secara keseluruhan organisasi.
2.       Rencana Operasional, yaitu rencana yang meliputi area operasional tertentu organisasi.
3.       Rencana Jangka Panjang, yaitu rencana yang mempunyai jangka waktu lebih dari tiga tahun.
4.       Rencana jangka pendek, adalah rencana yang jangka waktunya kurang dari satu tahun, sedangkan rencana yang berada di antara kedua periode waktu disebut rencana menengah.
5.       Rencana spesifik, yaitu rencana yang didefinisikan secara jelas dan tidak memberi ruang bagi interpretasi.
6.       Rencana arahan, yaitu rencana yang flekibel dan memberikan panduan umum.
7.       Rencana sekali pakai, yaitu rencana satu kali yang secara spesifik didesain untuk memenuhi kebutuhan dalam situasi yang unik.
8.       Rencana siaga, yaitu rencana berkelanjutan yang memberikan panduan untuk aktivitas yang dilakukan berulang kali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar