Jumat, 07 Juni 2013

Stres


Kata stres umumnya sering digunakan ketika kita merasa segala sesuatu tampaknya telah menjadi terlalu banyak - kita kelebihan beban dan bertanya-tanya apakah kita benar-benar dapat mengatasi tekanan yang datang kepada kita.
Stres yang jelek adalah stress yang terlalu kuat dan bertahan lama. Stres ini bisa mengganggu jasmani maupun rohani. Misalnya siswa yang mengalami stress terus menerus karena tuntutan belajar yang terlalu berat dan tidak sesuai dengan kemampuan. Stres yang terus menerus bisa juga timbul karena polusi udara dan kebisingan, kepadatan dan kemacetan lalu lintas, tindak kejahatan, beban kerja yang berlebihan. Stres berat juga bisa dialami seseorang karena kehilangan orang yang dicintai dalam kecelakaan atau bencana alam.
Stres yang timbul pada setiap  orang pun bisa berbeda-beda, walaupun peristiwa yang dialami itu sama. Peristiwa tertentu yang membuat seseorang mengalami stres berat bisa saja hanya menimbulkan stres ringan pada orang lain. Bahkan dampak stress itu sendiri bisa berbeda pada setiap orang. Stres yang bagi seseorang dianggap menghancurkan, bagi orang lain bisa merupakan tantangan. Ada orang yang menjadi sangat kreatif dan produktif justru dalam keadaan stress. Ada siswa yang justru baru belajar secara efektif pada saat menjelang ujian.